
Permainan cantik jogo bonito dengan beragam trik-triknya untuk bikin malu pemain lawan, sudah mulai populer di antara pelakon sepakbola Brasil dimulai dari era Pelé hingga Neymar da Silva. Tapi bagaimana jika para jago trik tersebut malah mengalami hal sebaliknya.
Hal sebaliknya dengan mengalami tipu daya dengan trik yang biasa mereka peragakan. Ihwal semacam ini setidaknya dirasakan oleh Neymar sendiri. Megabintang Barcelona yang biasanya acap ‘ngolongin’ pemain lawan, harus terima malu dengan muka memerah ketika ‘dikolongin’ balik.
Layaknya Pelé, Neymar terbilang jempolan dalam urusan bikin ‘tengsin’ pemain lawan dengan trik ‘ngolongin’ atau memperdaya lawan dengan mendorong bola melalui sela-sela kaki pemain maupun kiper lawan.
Gelandang Fluminense Diguinho Oliveira, jugador tim nasional Meksiko Hiram Mier sampai mediocampista Atlético Madrid Tiago Mendes, pernah jadi korban Neymar dengan trik yang punya nama “nutmeg” atau “pannas” ini. Raihan Puskas Award untuk gol indah dari trik ini juga pernah digenggam Neymar 2011 silam.
Tapi dalam video komersial berdurasi 1 menit 7 detik yang dibuat sebuah produsen oli atau pelumas, Neymar baru tahu rasanya ‘dikolongin’ saat diperdaya seorang freestyler sepakbola jalanan asal Prancis, Séan Garnier.
Video dimulai dari berbagai aksi Garnier dengan trik tersebut ke sela-sela kaki beberapa orang sampai akhirnya, dia bertemu Neymar. Gerak-gerik Neymar nampak mencoba mencegah Garnier melakukan aksinya. Tapi tanpa diduga, Neymar pun terperdaya juga.
“Saya memang senang melakukan banyak trik, tapi sebenarnya dengan sebuah gol yang kemudian memenangkan Puskas Award, saya tak yakin betul bagaimana bisa melakukan skill semacam itu,” aku Neymar kepada FIFA.com, Jumat (23/5/2014).
“Tentu saja iya, sekarang tahu bagaimana rasanya mendapati trik itu dari lawan. Saya pribadi gemar mendorong bola ke antara kaki pemain bertahan. Dia (Garnier) sangat cepat dan berbakat dengan bola. Dia punya talenta besar melakukan banyak trik,” sambungnya.
Garnier sendiri sembari berkelakar mengaku senang bisa memperdaya pemain top dunia seperti Neymar. Terlepas dari itu, aksi-aksi Neymar di lapangan dengan berbagai triknya patut mendapat apresiasi lebih sebagai sisi lain sepakbola sebagai hiburan berjuta-juta penikmatnya.
“Rasanya luar biasa. Saya menikmati aksi saya memperdaya salah satu pesepakbola dengan teknik terbaik di dunia. Saya juga merasa hal ini jadi suatu pencapaian untuk sepakbola freestyle dan sepakbola jalanan terhadap dunia. Komunitas ini luar biasa dan patut mendapat atensi lebih,” timpal Garnier.
“Semua orang menyaksikan sepakbola untuk mendukung tim mereka, tapi kita semua juga ingin melihat sebuah pertunjukan dari pergerakan dan trik-trik yang menakjubkan. Hal semacam ini membuat orang berani bermimpi. Neymar salah satu pemain yang berani melakukannya,” tutupnya.
Cuplikan video Neymar vs Freestyler:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar