Follow Us On

  • Wordpress
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • tumblr
  • stumbleupon
  • BBM
  • LINE

Jumat, 29 November 2013

BOLA - Nyonya Tua' Diintai 'Serigala - 1

Jakarta - Di giornata lalu Juventus mengambil alih posisi puncak klasemen dari tangan AS Roma. Akankah ada perubahan lagi di giornata 14 akhir pekan ini?

Kemenangan 2-0 Juve atas Livorno dan kemudian hasil imbang Roma atas Cagliari membuat pucuk klasemen Seri A kini ditempati oleh 'Nyonya Tua'. Juve kini ada di pucuk klasemen dengan 34 poin, dibuntuti Roma dengan selisih satu angka.

Maka pekan ini Juve akan berusaha mempertahankan posisi tersebut dengan cara mengatasi Udinese yang datang bertamu ke Turin, Senin (3/12/2013) dinihari WIB.
Untuk laga nanti Bianconeri punya modal cukup bagus, salah satunya yakni laju positifnya saat ini. Usai kalah dari Fiorentina, Juve sejauh ini sudah mencatatkan hasil 100% plus clean sheet di dalam lima pertandingnya di Seri A.

Udinese sendiri, yang kini terpaku di posisi 11, melaju dengan tidak konsisten di lima laga terakhirnya dan meraih tiga kekalahan dan dua kemenangan--walaupun salah satunya diraih pekan lalu atas Fiorentina.

Hal itu tak ayal membuat Juve diunggulkan atas Udinese. Apalagi, seperti dicatat Opta, Juve sudah memenangi tiga laga terakhirnya lawan Udinese di Seri A dengan mencetak 10 gol.
Sementara di Atleti Azzurri d'Italia, Minggu (1/12), Atalanta akan menjamu Roma yang sedang berusaha kembali ke jalur kemenangan usai melewati tiga laga terakhir dengan hasil seri kendatipun menyudahi 10 laga sebelum itu dengan kemenangan. Roma kini juga butuh kemenangan demi terus membayangi Juve agar bisa langsung mengudetanya dari posisi teratas ketika kemungkinan tersebut hadir.

Sebagaimana Juve, statistik juga membuat Roma sebagai favorit atas lawannya di giornata ini. Menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Seri A musim ini, Giallorossi juga tidak terkalahkan di dalam sembilan laga tandangnya di Seri A.

Selain itu, Opta juga menyebut bahwa 'Serigala Ibukota' telah meraih lima kemenangan dari enam laga liga terakhirnya melawan Atalanta dan delapan dari 10 pertemuan terakhir.
Nah, Napoli yang untuk sementara berada di posisi tiga klasemen juga akan mengusung misi bangkit dan balik ke jalur positif seperti halnya Roma. Tapi sedikit berbeda dengan Roma, Napoli sudah tanpa kemenangan di dua laga Seri A--bahkan tanpa mampu membuat satu gol pun ke gawang lawan. Laju buruk itu bertambah panjang jika mengikutsertakan kekalahan Napoli atas Borussia Dortmund di Liga Champions pada tengah pekan.

Adalah Lazio yang akan menguji tekad bangkit Napoli, salah satu tim yang digadang-gadang sebagai kandidat peraih gelar, dalam laga di Olimpico Roma, Senin (2/12) malam WIB.

Sejauh ini Lazio sedang melaju dengan buruk di Seri A, cuma meraih tiga angka dari empat laga terakhirnya, dan tanpa kemenangan sejak 27 Oktober. Lazio juga disebut Opta cuma bisa mengalahkan Napoli satu kali di dalam lima duel terakhirnya.
Jika saja kejutan terjadi dan Napoli kembali kalah, Inter Milan yang ada di posisi empat dengan selisih dua angka saja siap memanfaatkan kesempatan.

Menjamu Sampdoria di Giuseppe Meazza, Minggu (1/12) malam WIB, Inter diunggulkan bukan cuma karena punya posisi lebih baik--Sampdoria terpuruk di posisi 18. Opta menyebut bahwa Inter pun mampu memenangi tiga laga liga terakhirnya lawan Sampdoria dan tidak terkalahkan atas lawannya itu sejak September 2009.

Sedangkan tim kota Milan lainnya, AC Milan, juga disarati tekad untuk bisa memetik tiga angka pada giornata ini demi segera membenahi startnya pada musim ini. Peluang Rossoneri, yang kini menempati posisi 13, cukup terbuka karena lawan yang dihadapi adalah tim juru kunci Catania.

Walaupun tanpa kemenangan di Seri A sejak 19 Oktober, Milan bisa memanfaatkan momentum usai mengalahkan Celtic di Liga Champions--yang membuka peluang lolos Milan--sekaligus fakta bahwa Milan tak terkalahkan dalam 24 laga terakhir lawan Catania.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar